Minggu, 13 Januari 2019

REview Tugas Soft Skill Inovasi SI & New Nechnology PTA 2018/2019


PENERAPAN TEKNOLOGI INFORMASI DALAM BIDANG TRANSPORTASI
1.     E-ticketing

E-ticketing atau electronic ticketing adalah suatu cara untuk mendokumentasikan proses penjualan dari aktifitas perjalanan pelanggan tanpa harus mengeluarkan dokumen berharga secara fisik ataupun paper ticket. 

Sebelum adanya system E-ticketing, kita menggunakan tiket konvensional yaitu membeli tiket dengan cara datang ke tempat yang diinginkan lalu mengantri untuk mendapatkan tiket tersebut. Melihat kemajuan teknologi dan keinginan orang-orang yang ingin serba cepat maka terciptalah system pembelian e-ticket.



·        Spesifikasi software dan hardware yang diperlukan
a.      Hardware
-         Computer
-         Lapotop
-         Tablet pc
-         Handphone (yang sudah menggunakan OS android,ios atau setara)
b.     Software
-         Web browser (pembelian tiket biasanya melalui web resmi tempat tersebut jadi kita hanya memerlukan web browser terkecuali mereka mengeluarkan aplikasi khusus untuk membeli tiket)
Target :
Mulai dari remaja sampai orang dewasa. Electronic ticketing system dikembangkan dengan tujuan untuk mengelola transaksi pengunjung/penumpang dari mode konvensional menjadi lebih modern. 


Keuntungan dan kerugian :

Keuntungan :

1.     Lebih mudah dalam pemesanan tiket
2.     Tidak perlu mengantri lama
3.     Lebih efisien waktu
4.     Pembayaran dapat melalui bank transfer
5.     Di traveloka kita dapat me-reschedul  jadwal penerbangan
Kerugian :
1.     Jika system jaringan computer mengalami crash atau kerusakan maka aplikasi susah untuk diakses
2.      Agen penjual tiket menjadi pengangguran karena mungkin tidak mengikuti perkembangan zaman.
3.     Saat melakukan reschedule kita harus membayar denda lagi
4.     Memungkinkan terjadinya kesalahan waktu keberangkatan maupun pulang.
5.     Tidak semua orang mengerti cara memesan tiket secara online.
PENERAPAN TEKNOLOGI INFORMASI DALAM BIDANG INFORMASI
1.     E-News (Berita Elektronik)

            E-News adalah kependekan dari Electronic News. E-News seperti katanya berarti berita atau informasi yang dikemas secara menarik dan disampaikan melalui media ekeltronik secara online, yang biasanya ditampilkan oleh komputer yang terhubung dengan internet / ditampilkan oleh browser yang terhubung dengan sebuah server. Memasuki era globalisasi, media cetak baik koran, tabloid, maupun majalah tidak hanya mengandalkan edisi fisik yang tercetak saja untuk memberikan informasi dan berita aktualnya kepaa para pembaca, akan tetapi media ini dituntut untuk semakin berkembang dan membuat sebuah inovasi baru dengan memberikan sajian informasi yang online sehingga informasi yang diberikan kepada pembaca lebih up to date, aktual serta cepat karena dapat diakses hanya dalam beberapa detik saja melalui internet.

            Sebelum E-news berkembang di masyarakat, dahulu penyampaian berita massa dilakukan melalui Koran dan biasanya berita yang dimuat di Koran adalah berita tentang kejadian yang terjadi sehari sebelum Koran tersebut di cetak. Seiring berkembangnya teknologi informasi kemudian terbentuklah e-news atau berita elektronik yang di muat di internet dan tentu menyajikan berita yang up to date saat itu juga.

Hardware yang diperlukan:
a.      Computer
b.     Laptop
c.      Tablet pc
d.     Smartphone

Teknologi informasi yang di pakai:
a.      Web programming
b.     Database
c.      Server
d.     HTML

Target:
Seluruh kalangan masyarakat yang membutuhkan akses berita actual secara cepat.

Keuntungan dan Kekurangan:
Keuntungan:
1.     Tidak memerlukan kertas untuk mencetak
2.     Efisiensi waktu
3.     Berita yang disajikan masih hangat dan baru
4.     Mudah melihat berita dimana saja dan kapan saja
Kekurangan:
1.     Tidak akan beroperasi tanpa jaringan internet
2.     Rentan manipulasi berita atau hoax

PENERAPAN TEKNOLOGI INFORMASI DALAM BIDANG PENDIDIKAN

1.     UN Berbasis Komputer  (UNBK)
 UNBK adalah sebuah sistem ujian nasional dimana       dalam pelaksanaannya menggunakan media komputer. Sistem ini dalam bahasa inggris disebut juga dengan CBT atau Computer Based Test. Ujian Nasional Berbasis Komputer ini berbeda dengan Paper Based Test atau sistem ujian nasional berbasis kertas.
 Target :
Pemerintah mengadakan program UNBK bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan utamanya untuk program ujian nasional, adanya sistem yang terintegrasi langsung dengan aplikasi - aplikasi pendidikan lainnya seperti DAPODIK, E-Raport dan lain sebagainya akan mempermudah sekolah untuk melakukan pelaksanaan kegiatan ujian nasional. Akan tetapi butuh sumber daya lebih agar bisa melaksanakan kegiatan UNBK dengan lancar utamanya dari sisi sumber daya manusia dan juga perangkat pendukung ( Komputer ).

Daftar Pustaka






Cerpen Jadul Menarik

Bibir Dalam Pispot – Hamsad Rangkuti

Barangkali banyak orang yang mengenal Hamsad Rangkuti karena judul salah satu cerita pendeknya yang fenomenal, Maukah Kau Menghapus Bekas Bibirnya di Bibirku dengan Bibirmu. Cerpen itu ada di buku Bibir Dalam Pispot—dan dimuat di salah satu buku antologi cerpen terbaik Kompas. Saya sendiri mulai jatuh cinta kepada cerpen-cerpen Hamsad Rangkuti dari dua kumpulan cerpennya yang lain, Lukisan Perkawinan dan Cemara.
Saya menyukai cerpen-cerpen Hamsad Rangkuti yang tenang dan sederhana, tetapi kadang penuh mengejutkan. Selain itu, tidak banyak penulis cerita pendek yang cukup konsisten membicarakan kisah-kisah kecil orang-orang kecil seperti yang dilakukan Hamsad Rangkuti. 

Kuda Terbang Mario Pinto – Linda Christanty

Menurut saya, sejauh ini, penulis prosa Indonesia paling rapi yang pernah saya baca adalah Linda Christanty. Seluruh bagian dalam cerpen Linda seolah diukur dan dipertimbangkan dengan matang—dan, karena itu pula, saya kadang berpikir cerpen-cerpennya kehilangan spontanitas, terutama di buku-buku cerpennya yang lain. Bagian yang paling saya suka dari cerpen-cerpen di buku ini adalah saya merasa hal yang sesungguhnya hendak disampaikan oleh Linda berkelebat seperti bayangan di balik kata-kata yang menyusun ceritanya. Mereka tidak tampak. Mereka menghantui.
Semua kumpulan cerpen Linda Christanty saya baca minimal dua kali. Tetapi, dibandingkan dengan Rahasia Selma dan Seekor Anjing Mati di Bala Murghab, saya tetap lebih menyukai kumpulan cerpennya yang pertama, Kuda Terbang Mario Pinto.

Mati Baik-baik, Kawan – Martin Aleida

Saya mulai menyukai cerita-cerita Martin Aleida ketika membaca kumpulan cerpennya, Leontin Dewangga. Saya menyukai gaya bertutur pengarang satu ini yang tampak tergesa-gesa—seperti diburu oleh pikiran-pikirannya sendiri—tetapi tetap terukur. Cerita-cerita yang lahir dari kepala Martin Aleida seperti didesakkan oleh kemarahan—atau barangkali dendam—sehingga tampak tidak punya jalan lain selain diungkapkan. Dan, sebagai pembaca, saya merasa juga tidak punya pilihan lain selain mendengarkannya.

Seribu Kunang-kunang di Manhattan – Umar Kayam

Kadang-kadang saya merasa tidak ada yang istimewa dalam cerpen-cerpen Umar Kayam. Tokoh-tokohnya digambarkan biasa saja. Mereka adalah orang-orang biasa dengan kisah yang datar-datar saja. Temanya juga tidak terlalu menarik. Jika ada yang menonjol, barangkali caranya menggambarkan suasana. Tetapi, setiap kali saya membaca satu cerita pendeknya, saya seperti ingin membaca cerita pendeknya yang lain. Saya seolah hadir dan menjadi bagian cerita-cerita itu, menjadi saksi dan mengamati semua hal yang digambarkannya. Dengan alasan itulah saya kemudian menemukan diri saya membaca semua cerita pendeknya yang bisa saya dapatkan.

Seekor Bebek yang Mati di Pinggir Kali – Puthut EA

Cerpen-cerpen awal Puthut yang saya baca terkesan manis dan dituturkan dengan narasi yang tidak menjemukan. Tetapi, saya merasa puncak pencapaian ceritanya justru hadir di kumpulan Seekor Bebek yang Mati di Pinggir Kali. Berbeda dengan cerpen-cerpennya sebelum itu—misalnya, di buku Kupu-kupu Bersayap Gelap dan Dua Tangisan pada Satu Malam—yang berkisah rada sentimental, cerpen-cerpen di buku ini terasa lebih berisi. Cerpen-cerpen di buku itu menawarkan sesuatu yang lebih dewasa tetapi dituturkan dengan santai.
Dalam Seekor Bebek yang Mati di Pinggir Kali, Puthut EA terlihat dengan sadar selalu meletakkan tokoh-tokohnya di ruang publik. Bagi saya, itu adalah hal yang sangat menarik dan jarang dilakukan oleh cerpenis Indonesia lainnya.

Cinta Tak Ada Mati – Eka Kurniawan

Jika ada penulis prosa di Indonesia yang betul-betul saya cemburui saat ini, pastilah Eka Kurniawan. Bukan hanya karena dia selalu berhasil menulis novel yang bagus. Tetapi, cerpen-cerpen yang dia tulis pun sangat menyebalkan. Kumpulan ceritanya yang paling saya suka adalah Cinta Tak Ada Mati. Seperti juga di novel-novelnya, saya selalu menemukan Eka Kurniawan berhasil mengubah semua hal yang dia baca menjadi miliknya—dengan caranya sendiri. Dia bertutur dengan rapi dan sungguh seperti juru dongeng yang lihai. Anda akan mengerti maksud saya jika membaca buku cerpennya yang satu ini.
Meskipun Corat-coret di Toilet dan Gelak Sedih, dua kumpulan cerpennya yang lain, juga saya suka, Cinta Tak Ada Mati adalah kumpulan cerpennya yang paling saya suka.

Sumber : http://revi.us/sejumlah-kumpulan-cerpen-indonesia-yang-saya-baca-dua-kali-atau-lebih/

Puisi Cinta Gombal Jadul

AKU TAK ‘KAN BERHENTI MENCINTAIMU
(Untuk Dinda Sri Lestari)
Apa yang mesti kukatakan padamu saat Rindu menikam langit?
Ketika deru metropolitan tak lagi menyisakan arti
Dan temaram lampu jalan hanya menyinari kehampaan
Adalah kau, dindaku
yang melebur satu dalam sukmaku
mengalirkan kemuliaan cinta
pada sungai kasih yang engkau bentangkan
Di hatiku, yang mendambamu, dari detik ke detik
Jika saja gerimis malam ini tak segera usai
Aku akan tetap mengurainya satu demi satu
menjadi noktah-noktah kecil berwarna cemerlang
Lalu melukisnya dikanvas langit
menjadi gambaran wajahmu
Dengan ukiran bulan sebagai senyummu
Apa yang mesti kunyatakan padamu saat sunyi menyesak dada?
ketika kutangkap dan kudekap bayangmu di relung kamar
pada senja merah yang menggetarkan
Adalah kau dindaku,
Bunga mimpiku dari malam ke malam
yang memberi seribu makna dari kelembutan matamu
Sungguh, aku hanya punya cinta sederhana untukmu
yang telah kurajut dengan benang-benang kesetiaan
Dan kujalin indah hingga kau kujelang
Pada waktunya kelak
Kita songsong cakrawala membuka tirai pagi
Dengan terik sinarnya yang menyejukkan hati
Lalu biarkan aku membawamu terbang
Menyusuri pelangi dan melintasi mega
Sambil kubisikkan lirih ditelingamu:
“Aku tak akan berhenti mencintaimu”
Jakarta,20 April 1997 
Duile…gombalnya..hehehe  

Sumber : http://daengbattala.com/2008/01/puisi-cinta-gombal-dari-masa-lalu/